Tips Unik Mahasiswa Perantau

2:13 PM
Masa kuliah merupakan masa puncak perjuangan seseorang dalam meraih pendidikan. Mengapa saya katakan demikian? Karena umumnya masyarakat menyelesaikan pendidikan hanya sebatas diploma atau sarjana.

Pada fase ini kita sudah dianggap dewasa dan mampu memikul tanggung jawab atas hidup kita sendiri. Tidak sedikit mahasiswa yang berjuang di perantauan demi menyelesaikan pendidikan sesuai dengan minat yang diimpikan.

Sebagai mahasiswa perantau, tentunya kita juga tidak ingin perjuangan yang kita lakukan sia-sia, terlebih sudah membebani orang tua dengan biaya keberangkatan serta biaya hidup lainnya selama memulai perantauan.

Tips Unik Mahasiswa Perantau
Ilustrasi (sumber:ruang mahasiswa.com)

Untuk menyiasati hal tersebut, disini saya akan membagikan tips sukses mahasiswa perantau, karena saya sendiri sampai saat ini masih merantau bahkan setelah selesai kuliah masih betah belajar dan bekerja di kampung halaman orang. Belajar gak cuma kuliah ya. :D

Tips Mahasiswa Perantau


Sebagai mahasiswa perantau yang ingin sukses dalam pendidikan dan karirnya kelak, tentu dibutuhkan beberapa tips tersendiri, mulai dari perencanaan pengeluaran anggaran bulanan hingga urusan mengatur kebutuhan pribadi, berikut ini akan coba saya paparkan sedikit mengenai pengalaman saya selama menjadi mahasiswa perantau.

1. Hemat ala mahasiswa perantau

Ini merupakan hal utama yang harus dimiliki seorang mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar kota. Hemat dalam pengeluaran tentunya tidak akan terlalu membebani biaya yang ditanggung orang tua di kampung halaman.

Terlebih jika kita mahasiswa baru yang banyak membutuhkan biaya kuliah, karena pengeluaran dana oleh orang tua pada fase pertama memulai kuliah sangat tinggi. Jadi jangan Bebani orang tua kalian dengan kebutuhan yang kurang penting. Bagaimana tips memilih prioritas dari daftar kebutuhan anda? Silahkan lanjutkan pada tips berikutnya.

2. Atur pengeluaran ala mahasiswa perantau

Nah sebagai seseorang yang sudah pada fase dewasa, mulailah belajar mengatur pengeluaran rutin bulanan, buat list daftar kebutuhan primer dan sekunder kalian. Pilih yang lebih prioritas. Jangan sampai kebutuhan sekunder kalian mendominasi sehingga sebagian besar pengeluaran tertumpu pada hal tersebut.
Sesekali jalan dan nongkrong bersama teman kuliah di cafe tidak menjadi masah, asalkan di hindari terlalu sering nongkrong di cafe mewah.

3. Selektif dalam pergaulan

Saat sampai di perantauan jarang sekali mahasiswa yang langsung memiliki banyak teman, nah saran saya selektif lah dalam memilih teman bergaul, jangan sampai kalian terjerumus ke hal negatif karena perjuangan kalian menjadi mahasiswa akan sia-sia. Disini saya tidak melarang kalian berteman dengan siapa saja.

Tetapi alangkah baiknya pilihlah teman dekat yang tidak menjerumuskan kita ke hal-hal negatif. Lantas bagaimana memilih sahabat yang baik di perantauan? Ayo cari tau pada tips selanjutnya.

4. Aktif di Organisasi Kampus

Nah aktif di organisasi kampus tentu kalian akan banyak mendapat teman selain teman sekelas. Disini kalian akan belajar membaca pribadi orang secara garis besar. Jadi kalian dapat memilih mana teman yang baik dan tidak baik dalam pergaulan. Aktif di organisasi kampus juga dapat memperkuat jaringan persahabatan. Ini akan sangat bermanfaat saat kalian selesai kuliah dan mencari pekerjaan. Teman dalam organisasi tidak terbatas hanya sesama mahasiswa, melainkan para pengusaha dan juga aparatur sipil negara.
Menurut pengamatan saya selama kuliah, minat mahasiswa dalam organisasi kampus sangat kecil sekali, padahal manfaatnyanya akan sangat terasa setelah selesai kuliah. Jadi cobalah untuk aktif di organisasi kampus. Pilih organisasi yang sesuai hobi. Misalnya pecinta alam, sastra, musik, atau masih banyak organisasi lain di setiap kampus.

6. Mandiri ala mahasiswa perantau

Sebagai mahasiswa perantau, yang hidup di kost atau kontrakan sendiri, membuat peraturan dan mengelola waktu sendiri, ada baiknya kita belajar mandiri seperti memasak dan mencuci pakaian sendiri, ini akan sangat terasa dalam pemangkasan anggaran keuangan bulanan.

Tidak melulu mengandalkan makanan siap santap atau menggunakan jasa laundry, dan tentunya kegiatan seperti ini mengajarkan kalian untuk hidup mandiri.

Jika kalian sudah bisa memanage waktu kuliah, ada baiknya kalian mengasah kemampuan di dunia kerja atau sekedar mencari pengalaman, silakan mencari pekerjaan paruh waktu. Namun perhitungkan kembali antara peraturan yang di tetapkan dari tempat kerja dengan waktu kuliah jangan sampai pekerjaan mengganggu waktu kuliah

Alternatif Penghasilan Sampingan Mahasiswa


Berikut ini beberapa alternatif mahasiswa dalam mencari penghasilan:

1. Bekerja paruh waktu ala mahasiswa perantau

Banyak perusahaan mencari karyawan paruh waktu, biasanya pekerjaan ini untuk saat sesional, misalnya saat pengenalan produk baru mereka, saat event, atau bahkan saat hari besar.
Namun sebelum menerima job ini, anda baca perjanjian kerja yang diterbitkan perusahaan. Jika perjanjian kerja merugikan kalian sebagai mahasiswa, ada baiknya Anda memilih opsi pekerjaan lain.

2. Berjualan Online ala mahasiswa perantau

Berjualan Online merupakan pilihan yang baik untuk mahasiswa mencari penghasilan sampingan. Dengan bermodalkan Smartphone kalian sudah bisa berjualan Online dengan sistem dropship. Untuk info lebih lanjut, kalian bisa search di situs ecommerce besar, disitu kalian dapat memilih supplier yang menyediakan fasilitas dropship..

3. Menjadi Freelancer

Menjadi Freelancer juga dapat dilakukan mahasiswa, salah satu contoh yang akrab dengan kehidupan saya adalah menulis artikel. Kalian bisa menerima job review atau mengikuti lomba menulis di blog. Disini kalian perlu mengasah kemampuan menulis dengan banyak membaca buku dan bermain SEO.

Mencari penghasilan sebagai Freelancer ternyata bisa terus dilakukan meski kita sudah memasuki dunia kerja. Artinya kegiatan ini dapat terus dilakukan setiap kalian memiliki waktu luang dan berpotensi sebagai penghasilan sampingan sekaligus hobi.

Jika kalian hobi dalam dunia desain grafis, seni musik, dunia modeling, atau hobi lainnya, kalian bisa memanfaatkan hobi tersebut Untung meraup penghasilan sampingan.

4. Membantu teman mengerjakan tugas kuliah

Bagi kalian yang memiliki kemampuan lebih baik di bidang mata kuliah tertentu, tips ini dapat menghasilkan uang. Memang membantu teman mengerjakan tugas bukanlah hal yang baik.

Namun pengalaman saya, teman yang sering meminta bantuan dalam mengerjakan tugas adalah mereka yang sibuk bekerja saat kuliah sehingga tidak memiliki waktu luang untuk mengerjakan tugas.

Jadi tidak ada salahnya bukan untuk saling membantu? Apalagi membantu mengerjakan tugas dapat mengasah kemampuan kita dalam bidang tersebut.

Nah itu dia beberapa tips dan trik untuk bertahan hidup mahasiswa perantau, bagi kalian yang baru merantau cobalah membuat cerita sukses anak perantau dari perjalanan kalian sendiri, kemudian share,  sehingga kesuksesan kalian dapat memotivasi teman-teman lain untuk ikut merantau dan kuliah demi pendidikan masyarakat yang lebih baik lagi.

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.